Hanya kelamnya, hanya bulannya yang tetap setia
Terpojok, teronggok hanya dengan selembar kertas
Tak kuasa menulis, hanya menghayal
Jika saja waktu itu kau masih bersamaku
Jika saja waktu itu kau tak pernah berlari jauh ke depan
Jika saja waktu itu tak pernah ada pertemuan
Aku tak akan terpasung sendiri seperti sekarang
Dideru oleh ributnya angin
Aku tak pernah beranjak dari dudukku
Selalu mengintaimu dengan mata ini
Mata yang tak pernah lepas seperti rantai
Aku yang tak pernah maju
Hanya meratap dalam kesepian, kesenduan
Melihatmu dengan mata rantaiku
Memanggilmu pun aku tak sanggup
Kapan engkau tahu, sadar tentang aku?
Kapan engkau dapat melihat mataku dengan jelas?
Bahkan saat menoleh pun kau tak pernah sadar
Bahkan mataku yang seperti rantai ini tak bisa melilitmu
Sungguh kau tak pernah bisa kuraih.
Cinta.
Published with Blogger-droid v1.6.5
Tidak ada komentar:
Posting Komentar